Sabtu, 14 Januari 2017

POTENSI ALAM KABUPATEN ACEH JAYA

       Berbicara mengenai wisata, tentu kita akan mempunyai gambaran suatu tempat yang indah yang bisa di manfaatkan untuk refresing atau hanya untuk meluangkan waktu dari kesibukan. biasa nya tempat yang di pilih biasanya seperti pantai,puncak,air terjun,dan tempat-tempat lain nya. Nah, Aceh Jaya merupakan salah satu Kabupaten yang bisa di katakan mempunyai potensi itu, Aceh Jaya sendiri merupakan bagian dari Kabupaten Aceh Barat dan terletak di wilayah pantai barat Provinsi Aceh. yang pada mulanya dibangun oleh Sultan Saidil Mukawil (1588-1604 M) lalu dilanjutkan oleh Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M) dengan mendatangkan orang-orang dari Aceh Besar dan Pidie. Kerajaan pertama “Negeri Daya” muncul pada akhir abad ke-16 M dengan rajanya Sultan Alaidin Riatsyah bergelar Po Teumereuhom Daya. Kerajaan ini berlokasi di wilayah Kecamatan Jaya sekarang ini.

         Setelah Indonesia merdeka, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Sumatera Utara, Wilayah Barat dimekarkan menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Selatan. Kabupaten Aceh Barat terdiri dari 3 wilayah, yaitu Meulaboh, Calang, dan Simeulue. Wilayah Calang menjadi daerah otonom setelah memekarkan diri dari kabupaten induk menjadi Kabupaten Aceh Jaya berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002 dan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2002.

           Wilayah administratif Kabupaten Aceh Jaya terdiri dari atas 7 kecamatan; Kecamatan Teunom, Panga,Pasie Raya. Krueng Sabee, Setia Bakti, Sampoiniet, dan Jaya. Kabupaten Aceh Jaya berada dalam iklim tropis yang hangat dan lembab. Ini menyebabkan Kabupaten Aceh Jaya mempunyai alam yang subur yang cocok di gunakan untuk membuka lahan Perkebunan dan Pertanian, selain itu strktur alam nya juga mempunyai potensi untuk pengembangan Pariwisata.
Hasil gambar untuk foto pasie saka

              Ini merupakan gambar suatu pesisir pantai yang terdapat di kawasan kecamatan sampoinit,
pantai ini mendapat julukan sebagai pasir gula"pasie saka" dalam bahasa aceh. dinamakan nya pasir gula bukan di karenakan pasir nya yang terasa manis, melainkan karena warna yang putih sehingga masyarakat setempat menamai-Nya pasie saka"pasir gula". Namun, cukup di sayangkan kawasan wisata di daerah ini sudah di tutup oleh masyarakat setempat,penutupan ini di sinyalir di karenakan ada segelintir pengunjung memanfaatkannya sebagai tempat untuk berbuat maksiat, selain itu faktor keamanan juga menjadi satu sebab di tutupnya pantai ini.
              Namun, terlepas dari itu semua, pemerintah di harapkan dapat berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk bagaimana mengelola potensi alam yang mempunyai nilai jual tinggi ini.dan berharap pemerintah tersebut mampu mengeluarkan kebijakan yang kira-kira bisa untuk menjaga keindahan tempat pariwisata tersebut. 

Hasil gambar untuk gambar sungai sarah raya
        
            Sarah Raya merupakan sebuah desa yang terletak di ujung kecamatan Pasie Raya, Pasie raya sendiri merupakan kecamatan hasil dari pemekaran dari kecamatan teunom, Berbicara mengenai wisata, sarah raya punya potensi alam yang cukup besar, banyak tempat-tempat yang bisa di  jadikan sebagai objek wisata yang bisa meningkatkan defisa pendapatan daerah dari bidang pariwisata, namun cukup di sayang akses untuk menuju tempat ini sangat sulit sehingga tempat ini kurang terekspos ke media. sehingga sulit untuk mengembangkan-nya.
            Itulah beberapa referensi tempat wisata yang menawarkan keindahan alamnya, munkin anda berminat untuk mengunjungi nya kapan-kapan. let's go to Aceh Jaya district. kami tunggu.



#tobecontinued


Tidak ada komentar:

Posting Komentar